Author name: AEFA_AND_FILIERA

Hal-Hal yang Menjadi Sorotan pada World Alfalfa Congress ke-4 di Prancis: Peran Pakan Kering UE dalam Pertanian Berkelanjutan di Masa Depan

World Alfalfa Congress ke-4, yang diselenggarakan di Reims dan Châlons-en-Champagne pada 3–6 November 2025, mempertemukan para ahli global, petani, dan pemimpin industri untuk membahas peran alfalfa dalam pertanian berkelanjutan dan regeneratif. Melalui lokakarya, sesi ilmiah, dan kunjungan lapangan, peserta memperoleh wawasan mengenai perbaikan genetika, manajemen tanaman cerdas, serta teknologi dehidrasi yang inovatif.
Acara ini menyoroti pentingnya kolaborasi rantai nilai untuk memenuhi tuntutan pasar akan ketertelusuran, mutu, dan keberlanjutan. WAC 2025 menunjukkan bagaimana alfalfa berkembang sebagai komoditas strategis bagi pertanian yang tangguh, produktif, dan ramah lingkungan.

Ekspor Hijauan UE Meningkat Tajam pada 2025 karena Upaya Promosi, Proposisi Nilai yang Kuat, dan Pemulihan Pasokan Menarik Pembeli Global

Ekspor hijauan UE tumbuh signifikan pada 2025, didukung oleh pulihnya produksi, harga yang kompetitif, dan strategi diversifikasi ke pasar-pasar utama di Timur Tengah, Asia, dan Amerika Latin. Ketika pembeli global mencari solusi ransum yang berkualitas, stabil, higienis, dan efisien dalam transportasi, pakan kering UE semakin diposisikan sebagai pilihan yang hemat biaya dan sangat dapat diandalkan.

Kemajuan Digital Membuka Jalan bagi Strategi Pemberian Pakan yang Lebih Baik di Sektor Susu Jawa

Sektor industri susu Indonesia sedang memasuki fase pertumbuhan baru karena koperasi-koperasi di Jawa Barat dan Jawa Timur mengadopsi alat digital yang memperkuat manajemen, meningkatkan akses ke pembiayaan, dan memberikan wawasan yang lebih jelas mengenai performa ternak dan efisiensi ransum kepada para peternak.

Modernisasi ini tidak hanya merapikan operasi, tetapi juga menciptakan kondisi ideal untuk investasi yang lebih strategis pada input berkualitas tinggi. Pakan kering  UE berpotensi memberikan manfaat signifikan: profil nutrisinya yang konsisten dan pasokan yang stabil dapat membantu meningkatkan produksi susu, memperbaiki kesehatan ternak, dan mengurangi ketergantungan pada sumber ransum lokal yang fluktuatif.

Scroll to Top