
Pada tahun 2025, ekspor pakan UE-27 ke empat pasar sasaran yaitu Jepang, Taiwan, Indonesia, dan Vietnam terus mengalami ekspansi secara keseluruhan. Pertumbuhan volume ekspor tahunan mencapai 23% di Jepang, 34% di Taiwan, dan 134% di Indonesia; meskipun angkanya masih kecil, ini menunjukkan peningkatandibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Vietnam mencatat sedikit penurunan sebesar 2%. Kinerja yang secara umum positif ini mencerminkan permintaan berkelanjutan dari sektor susu dan peternakan Asia yang mencari sumber ransum yang andal. Rata-rata harga FOB total adalah sebagai berikut:

Sumber:UNcomtrade
Jepang tetap menjadi pasar impor yang matang dan terdiversifikasi dengan banyak pemasok UE, di mana UE menempati posisi sebagai sumber terbesar keempat setelah Amerika Serikat, Australia, dan Kanada. Struktur permintaan di Jepang relatif seimbang antara pelet dan bal, meskipun terdapat spesialisasi pemasok: Italia, Prancis, dan Spanyol mendominasi ekspor UE, sementara Jerman dan Lithuania juga menunjukkan ekspor yang stabil. Pada tahun 2025, impor bal UE ke Jepang meningkat tajam sebesar 58% secara tahunan dalam volume.

Sumber: Eurostat
Taiwan menunjukkan pertumbuhan sebesar 34% dalam volume impor pakan UE pada tahun 2025, namun mengalami volatilitas sepanjang tahun. Impor pada paruh pertama terutama berasal dari Spanyol dan Belanda, tetapi pada bulan November Taiwan memberlakukan larangan terhadap pakan dari Spanyol karena kekhawatiran terhadap African Swine Fever (ASF atau Demam Babi Afrika), menambah larangan sebelumnya terhadap Italia dengan alasan yang sama. Meskipun ekspor UE ke Taiwan secara umum meningkat dari tahun ke tahun, gangguan regulasi ini menciptakan ketidakpastian dalam kesinambungan pasokan dan menimbulkan pertanyaan apakah pemasok UE lainnya akan mengambil alih, setidaknya sebagian, pangsa pasar Spanyol.

Sumber: Eurostat
Indonesia mencatat ekspansi dibandingkan tahun 2024, meskipun berasal dari basis yang sangat rendah, dengan ekspor pakan UE meningkat sebesar 134% dibandingkan tahun 2024. Pasokan terutama berasal dari Spanyol, Italia, dan Lithuania, dan UE kini menjadi pemasok terbesar kedua bagi Indonesia setelah Amerika Serikat. Indonesia memperoleh hijauan dari berbagai sumber global, namun pengiriman dari UE menjadi lebih stabil pada paruh kedua tahun 2025, dengan volume mencapai puncaknya pada bulan Agustus. Yang penting, impor pelet UE menunjukkan peningkatan penerimaan terhadap produk hijauan kering selain bal tradisional, sehingga menunjukkan potensi diversifikasi lebih lanjut bagi pengekspor UE.

Sumber: Eurostat
Vietnam, sebaliknya, tetap menunjukkan minatpada pelet dari UE. Ekspor pelet UE ke Vietnam meningkat sekitar 140% secara tahunan, mencerminkan ekspansi produksi susu dan peternakan serta preferensi terhadap format ransum yang terstandarisasi dan mudah ditangani. Selain itu, ada juga permintaan untuk bal. Basis pemasok Vietnam lebih terkonsentrasi, dengan Australia mendominasi melalui ekspor jerami oat, diikuti oleh Amerika Serikat yang mengekspor bal alfalfa, sementara UE dapat memasok baik pelet kering maupun bal. Produk UE yang terdiversifikasi ini memperkuat daya saing di pasar pakan Vietnam.

Sumber: Eurostat
Secara keseluruhan, perkembangan di keempat pasar pada tahun 2025 menegaskan bahwa pemulihan produksi UE dan harga yang kompetitif telah memperkuat posisi Eropa dalam perdagangan hijauan di Asia. Jepang dan Indonesia saat ini mendorong pertumbuhan volume, Taiwan menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan, dan Vietnam sedang beralih ke pelet. Dengan sektor peternakan Asia yang terus berkembang dan tekanan biaya ransum yang masih berlangsung, pakan Eropa tetap menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang ingin menyeimbangkan kualitas dan keterjangkauan, serta kemampuan UE dalam menyediakan baik pelet maupun bal menempatkannya pada posisi yang kuat untuk menangkap pertumbuhan lebih lanjut di pasar yang terus berkembang ini.
Silakan kunjungi situs web kami: www.eufodder.com atau hubungi kami melalui email indonesia@eufodder.com dan ajak rekan Anda untuk berlangganan buletin kami di https://eufodder.com/id/id-contact-us/
Views: 13
